Jumat, 25 Mei 2012

Alat Pencernaan Ikan






Alat Pencernaan Makanan
Alat-alat pencernaan makanan secara berturut-turut dari  awal makanan masuk ke mulut dapat dikemukakan sebagai berikut: mulut, rongga mulut, pharynx, esophagus, lambung, pylorus, usus dan anus.  Dalam beberapa hal terdapat adaptasi alat-alat tersebut terhadap makanan dan kebiasaan makannya. Organ pencernaan ini dilengkapi dan dibantu oleh hati dan pancreas.


      Mulut dan Rongga Mulut
Organ ini merupakan bagian depan dari saluran pencernaan, berfungsi untuk mengambil makanan yang biasanya ditelan bulat-bulat tanpa ada perubahan. Lendir yang dihasilkan oleh sel-sel kelenjar dari epithel rongga mulut akan bercampur dengan makanan, memperlancar proses penelanan makanan yang dibantu oleh kontraksi otot dinding mulut.
Rongga mulut Amphioxus menyimpang jauh dari kepunyaan Craniata. Pada hewan ini pinggiran lubang mulut mempunyai  12-20 pasang tentakel yang dilengkapi dengan rambut getar dan indra.  Pada mulut bagian belakang terdapat sekat melintang yang disebut velum, ditembus oleh lubang yang berhubungan dengan farings. Ikan pada umumnya, rongga mulut meneruskan diri menjadi farings, yang mempunyai beberapa kantung insang.   Menelan makanan pada ikan merupakan gerakan rangka visceral karena kerja dari otot visceral.  
Pada Amphioxus tidak dilengkapi lidah sedangkan pada Cyclostomata lidahnya hampir tidak ada.  Petromyzon lidahnya berfungsi seperti alat penghisap, ikan ini melekat dengan corong mulut pada pada ikan lain, dan dengan gigi tanduk dari lidah ia memarut kulit dan daging dari mangsanya.  Pada Myxinoidea gigi tanduk dari lidah digunakan untuk mengebor kulit kulit ikan mangsanya, kemudian ia masuk ke dalamnya dan hidup sebagai parasit. Lidah ikan merupakan suatu peninggian dari dasar mulut yang diselaputi oleh selaput lendir, disokong oleh rangka Hiobrankhial yang tidak dapat bergerak tanpa adanya kelenjar.
Pada umumnya mulut ikan terletak di ujung depan kepala, yang dinamakan tipe terminal. Pada ikan yang lain, mulut terletak pada bagian atas (tipe superior), di bagian bawah kepala (tipe inferior), dan ada pula dekat ujung bagian kepala (tipe subterminal).  Selain letak yang berbeda-beda, bentuk mulutpun bermacam-macam.  Bentuk dan letak mulut ini sangat erat kaitannya dengan macam makanan yang menjadi kesukaan ikan.  Mulut tipe superior mendapatkan makanan  dari permukaan atau menunggu pada dasar perairan untuk menangkap mangsa yang lewat di atasnya.
Ukuran mulut ikan dapat memberikan  petunjuk terhadap kebiasaan makan, terutama bila dikaitkan dengan ukuran dan tempat gigi  berada.   Ikan-ikan cucut dilengkapi dengan mulut yang lebar dan gigi tajam, yang menandakan mereka termasuk golongan predator terhadap mangsa yang berukuran agak besar yang mungkin bisa ditelan seutuhnya.  Beberapa ikan cucut mempunyai pengaturan geligi yang menjadikan mereka dapat menggigit gumpalan besar binatang yang terlalu besar untuk ditelan begitu saja. Demikin pula dengan ikan baraccuda (Sphyraena) dan piranha (Serrasalmus). 
Ikan yang menelan sepotong kecil makanan biasanya mempunyai bibir yang relative kecil tanpa modifikasi.  Pada  ikan yang mendapatkan makanan dengan cara mengisap, mereka mempunyai mulut tipe inferior dan bibir yang berdaging tebal.  Bibir pengisap ikan perenang bebas berfungsi sebagai organ pencekram batu atau benda-benda lain pada sungai berarus deras misalnya, Glyptosternus,  Gyrinocheilus dan beberapa anggota family Loricariidae (Lagler  et al., 1997).  Pada ikan  lamprey yang parasitic, mulut pengisap tak berahang bertindak sebagai sebagai alat pencengkram agar menempel pada inangnya dan mengambil makanan dari inangnya. 
Mulut seringkali dilengkapi dengan sungut yang bentuk dan jumlahnya sangat bervariasi. Sungut ini berfungsi sebagai alat peraba ketika ikan tersebut mencari makan. Sungut dilengkapi dengan saraf, untuk menemukan makanan di antara material yang ada.

 Gigi
Adaptasi terhadap makanan juga terjadi pada gigi. Pada cyclostomata dan ostracodermata tidak mempunyai gigi sebenarnya, sebab hewan ini mempunyai gigi tanduk yang dihasilkan oleh epidermis. Gigi sebenarnya homolog dengan sisik placoid, yang mungkin timbul dari sisik yang menutupi bibir seperti pada ikan hiu  muda (Squaliformes) dimana sisik placoid menjadi gigi pada rahang. Osteichtheys mempunyai tiga jenis gigi berdasarkan tempat tumbuhnya: rahang, rongga mulut dan pharyngeal.  Di daerah rahang gigi tumbuh pada premaxilla, maxilla dan dentary.  Pada langit-langit rongga mulut, gigi terdapat pada vover, palatine, pterygoid dan parasphenoid.  Gigi juga terdapat pada tulang glossohyal (tulang lidah) dan basibranchial di antara insang.  Gigi pharyngeal terdapat pada berbagai elemen lengkung insang pada banyak species ikan.  Gigi pharyngeal family Cyprinidae dan Catostomidae merupakan modifikasi elemen bawah lengkung insang yang terakhir.
Berdasarkan bentuknya, gigi  rahang dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk yaitu: Cardiform, villiform, canine, incisor, comb-like teeth, dan molariform. Gigi cardiform berbentuk pendek, tajam dan runcing.  Bentuk ini didapatkan pada family Ichtaluridae dan Serranidae.   Gigi villiform mirip dengan  gigi cardiform, hanya lebih panjang dan memberikan gambaran seperti  rumbai-rumbai, misalnya pada Belone dan Pterois.  Gigi canine menyerupai gigi anjing, seringkali berbentuk taring; bentuknya panjang dan mengerucut, lurus atau melengkung dipergunakan untuk mencengkram. 
Gigi incisor menpunyai pinggiran  yang tajam yang disesuaikan untuk memotong.Bentuk gigi yang mempunyai permukaan  rata digunakan untuk menumbuk dan menggerus, termasuk gigi molariform.  Bentuk gigi ini misalnya dipunyai oleh Raja, Holocephali dan Scianidae (Lagler et al, 1977).

       Pharynx
Organ ini biasa disebut pangkal tenggerokan, merupakan lanjutan rongga mulut. Insang terletak tepat di belakang rongga mulut, di dalam pharynx.  Umumnya terdapat empat pasang pada ikan bertulang sejati, sedangkan pada ikan Chodrichthyes mempunyai 5-7 pasang lengkung insang.  Di samping melindungi filament insang yang lembut dari kikisan material makanan yang dimakan keluar melalui insang. Ikan-ikan yang memakan mangsa besar, mempunyai tapis insang yang berukuran besar dan jumlahnya sedikit.  Pada ikan-ikan pemakan plankton, tapis insangnya ramping, memanjang dan jumlahnya banyak.  Jari-jari tapis insang yang pendek dan besar didapatkan pada ikan omnivora.  Tampak adanya kaitan yang erat antara jenis makanan dengan bentuk dan jumlah jari-jari tipis insang. 

         Esophagus
Esophagus ikan biasa disebut kerongkongan, pendek dan mempunyai kemampuan untuk menggelembung. Organ ini merupakan lanjutan pharinx, bentuknya seperti kerucut dan  terdapat di belakang daerah insang.   Kemampuan menggelembung organ ini tampak jelas pada ikan predator yang mampu menelan makanan yang relative besar ukurannya.  Sedangkan ikan-ikan pemakan jasad kecil mempunyai kemampuan untuk menggelembung yang kurang disbanding dengan ikan predator.  Karena adanya kemapauan menggelembung  inilah, maka jarang terjadi seekor ikan tertelan sampai mati oleh suatu makanan yang melalui mulutnya tetapi tidak dapat ditelan.  Pinggiran esophagus terdiri dari epithelium yang berlapis-lapis dan columnar, dengan sejumlah sel atau kelenjar lendir.  Dinding esophageal delengkapi secara khusus dengan lapisan otot (muscular sac) yang berhubugan dengan esophagus. Pada beberapa genera (Pampus dan Nomeus) terdapat gigi di tepi kantung esophageal, yang menempel pada dinding kantung.
Kantung esophageal berfungsi sebagai penghasil lendir, gudang makanan dan penggilingan makanan.  Pada ikan belut,  Monopterus albus, esophageal dimodifikasi menjadi alat pernapasan tambahan.

          Lambung 
Lambung (ventriculus) atau perut besar  adalah lanjutan dari esophagus, di belakangnya dibatasi oleh otot sfinkter  yang disebut pylorus, untuk kemudian menjadi bagian depan dari usus bagian tengah.   Lambung menunjukkan beberapa adaptasi: diantaranya adalah adaptasi dalam bentuknya.  Pada ikan pemakan ikan, lambung semata-mata berbentuk memanjang seperti  pada ikan gar (Lepisosteus), bowfi (Amia), pike (Esox), barracuda (Sphyraea) dan striped bass (Horone saxatilis).
Pada ikan omnivora seringkali lambung terbentuk seperti  kantung.  Pada ikan belanak (Mugil), lambung bermodifikasi menjadi alat penggiling.  Lambung tersebut berukuran kecil, tetapi dindingnya tebal dan berotot. Pada Saccopharyngidae dan Eupharyngidae, lambung mempunyai kemampuan menggelembung yang besar sehingga memungkinkan ikan-ikan ini memakan mangsa yang relative besar.
Sebagain besar ikan mempunyai lambung.  Lambung tidak terdapat pada lamprey, hagfish, chimaera dan beberapa ikan bertulang sejati (Cyprinidae, Scomberesocoidae, dan Scaridae).  Pada ikan-ikan tersebut kelenjar lambung tidak ada, dan makanan dari esophagus langsung ke usus.  Adanya lambung dapat dicirikan oleh rendahnya pH dan adanya pepsine di antara getah pencernaan. Pada beberapa ikan seringkali bagian depan ususnya membesar menyerupai lambung sehingga bagian ini dinamakan lambung palsu, misalnya pada ikan mas (Cyprinus carpio).  Pada beberapa spesies tertentu, pada akhir ventrikulus terdapat tonjolan-tonjolan sebagai kantong buntu disebut  appendices pyloricae, yang berguna untuk memperluas permukaan dinding ventriculus agar pencernaan dan penyerapan makanan dapat lebih sempurna.

       Usus
Usus tengah dan usus akhir biasa disebut intestinum, suatu bagian dari saluran pencernaan mulai dari pylorus sampai di kloaka atau anus.  Usus mempunyai banyak variasi pula, umumnya berbentuk seperti pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya, berakhir dan bermuara keluar, sebagai lubang anus.Usus diikat (difixer) oleh suatu alat pengantung,  mesentrum yang merupakan derivat dari pembungkus rongga perut (peritonium). 
Pada ikan carnivor ususnya pendek, mungkin karena makanan berdaging dapat dicerna dengan lebih muda dari pada tanaman.  Sebaliknya usus ikan herbivore panjang dan teratur di dalam satu lipatan atau kumparan.  Pada beberapa jenis ikan, seperti Lamprey, elasmobranchii dan beberapa Osteichtyes yang ususnya pendek untuk memperluas permukaan absorpsi di dalam ususnya terdapat serangkaian klep spiral yang disebut tyflosol.
Pada usus sebagian besar ikan bertulang sejati, bagian depan usus yang langsung berbatasan dengan pylorus disebut duodenum yang memiliki satu atau lebih kantung buntu yang dinamakan pyloric caeca.  Struktur ini tidak terdapat pada family Ictaluridae dan Cyprinodontidae.  Perca flavescense mempunyai tiga buah, sedangkan pada family salmonidae biasa mencapai jumlah 200 atau lebih.  Fungsi alat pyloric caeca mungkin berkaitan dengan pencernaan dan penyerapan. 

      Kelenjar Pencernaan
  Kelenjar pencernaan atau glandula digestoria berfungsi dalam proses pencernaan terdiri atas hati, pankreas dan kantong empedu.
Hati atau hepar besar, berwarana merah kecoklatan.  Letaknya di bagian depan rongga badan dan meluas mengelilingi usus, bentuknya tidak tegas.    Pembentukan hati asalnya sepasang.  Hal ini dapat dilihat pada Myxine dewasa, dimana hati kiri dan kanan tidak bersatu dan masing-masing mempunyai saluran empedu yang menuju ke dalam kantung empedu dan dari sini empedu dialirkan ke melalui ductus kholedokhus ke dalam usus bagian tengah. 
Hati termasuk kelenjar yang besar pada ikan, bahkan pada ikan cucut dan ikan pari biasa mencapai 20 % bobot tubuhnya.  Hati biasanya terletak di muka lambung atau sebagian mengelilingi lambung.  Biasanya  hati berjumlah dua buah, tetapi mungkin hanya satu seperti pada ikan salmon, atau tiga seperti pada mackerel.  Pada hati terdapat kantung empedu yang mengeluarkan cairan empedu.  Cairan empedu ini masuk ke dalam saluran pencernaan makanan pada daerah pylorus melalui ductus choledochus.  
Disamping berperan dalam pencernaan, hati juga berfungsi sebagai gudang penyimpanan lemak dan glikogen.  Fungsi selanjutnya adalah dalam perusakan sel darah merah dan kimiawi darah seperti pembentukan urea dan senyawa yang berhubungan dengan ekskresi nitrogen dan menetralkan racun serta menghasilkan panas.  Ikan-ikan mempunyai variasi dalam jumlah lemak yang di simpan dalam hati.  Pada Pleuronectiformes dan gadidae, lemak terutama disimpan di dalam hati, sedangkan pada Scombridae dan Clupeidae, lemak lebih banyak disimpan di dalam otot.   Selain lemak, hati ikan juga menyimpan vitamin A dan D.
Pankreas terdiri dari dua bagian, yaitu bagian eksokrin yang menghasilkan getah apankreas, penting bagi pencernaan makanan, dan bagian endokrin yang menghasilkan hormon ensulin, mengendalikan kadar gula di dalam darah.  Pankreas mensekresikan beberapa enzym yang berfungsi   dalam proses pencernaan makanan.  Pada ikan yang bertulang sejati biasanya menyebar di sekeliling hati ; bahkan pada ikan yang berjari-jari sirip keras pankreas dan hati menyatu menjadi hepatopankreas.  Pada ikan cucut dan pari pankreas merupakan dua buah organ yang kompak. 

      Kantong Empedu
  Kantung empedu atau vesica velea bila penuh bentuknya membulat dengan warna kehijau-hijauan, letaknya pada hati bagian depan  salurannya disebut  ductus cysticus bermuara pada usus dekat venticulus.   Fungsi dari kantong empedu ini untuk menampung/menyimpan empdu (bilus) dan  mencurahkannya ke dalam usus, bila diperlukan.  Bilus ini berfungsi mencerahkan lemak. 

Sabtu, 26 November 2011

Sugar Ray "When It's Over" Lyrics & Chord



Lyrics to Sugar Ray  - When It's Over


Verse 1 :
E                    F#m    Abm
  When it's over
E                  F#m Abm F#m  Abm Am  F#m Abm F#m
  That's the time I fall in love again
E                      F#m Abm
   When it's over
E                 F#m        Abm   F#m  Abm Am F#m Abm F#m 
   That's the time you're in my heart again

Bridge :
                        E   F#m Abm  E F#m Abm
   And when you go go    go     go
          F#m Abm Am
   I know             
              F#m Abm F#m
   It never ends
              E
   never ends

Chorus :
E                  F#m              Abm           
   All things that I used to say
E                 F#m               Abm
   All words that got in the way
F#m            Abm               Am
   All things that i used to know 
F#m            Abm              F#m
   Have gone out the window
E                F#m              Abm
   All things that she used to brings
E                F#m              Abm
   All songs that she used to sing
F#m            Abm             Am
   All of her favorite TV show
F#m            Abm           F#m
   Have gone out the window


Verse 2 :
                     E  F#m Abm
   I'm missing you
E                 F#m      Abm        F#m Abm Am F#m Abm F#m
   I never knew how much you loved me
                       E F#m Abm
   I'm missing you
E             F#m           Abm     F#m       Abm Am
   I never knew how much you meant to me
F#m Abm F#m
   I need you

Bridge :

Chorus :

Verse 3 :
                     E  F#m Abm
   I'm missing you
E                  F#m     Abm       F#m Abm Am F#m Abm F#m
   you never said you were prentending
                      E  F#m Abm
   I'm missing you
E                   F#m        Abm         F#m        Abm Am 
   You fell the same and just come back to me
F#m Abm F#m
   I need you

Bridge :

Verse 4 :
E                     F#m Abm
   When it's over
E             F#m          Abm F#m Abm Am F#m Abm F#m
   Can is still come over
E            F#m       Abm
   and when it's over
E        F#m      Abm F#m Abm Am F#m Abm Am
   is it really over 

Verse 5 :
E                   F#m Abm
   when it's over 
E                   F#m Abm F#m Abm Am   
   That's the time i fall in love again

Chorus till end 
 
    Ultimate Guitar Archive 
http://www.ultimate-guitar.com 
 
 
 
Video to  Sugar Ray  - When It's Over 

 



Biografi Sugar Ray

  • MURPHY    
Murphy was born in Newport Beach, CA, on June 20th, 1967. He was raised in Orange County, CA. He is married to Julie Holland-Karges. He has three sons: Matthew Jr., Andrew and John. In 2002, Karges and his wife, with help from Sugar Ray, created the charity 'Music For A Cure.' They raise money to support music therapy programs in hospitals. To help aid the organization, Karges has organized exclusive Sugar Ray concerts and events (where ticket sales go to MFAC), as well as silent and live auctions that raise money for charitable causes. Karges' hobbies include surfing, golf and photography. He and his house were featured on an episode of MTV Cribs. He has had Golden retrievers his whole life: Kelly, Bowie and Kayla; the later two of whom can be seen on the inside sleeve of Sugar Ray's self-titled album (2001). His 1968 Dodge Charger was featured in band's issue of DUB magazine. With the band, Karges has appeared in the films Scooby-Doo and Father's Day, as well as on the television program, Las Vegas. Since 2007, he has been directing and producing for KargesMedia, which is a production company in Irvine, CA. His clients include Valvoline, Universal, EMI, Roush, Quiksilver Performance and Miracles For Kids.

  •  STAN
Stan Frazier is the drummer of rock band Sugar Ray. He was born April 23, 1968, and raised in Orange County, California. He is married to Jennifer Casinelli-Frazier. They have one daughter: Anabelle Frazier. While attending Corona del Mar High School Stan & Rodney formed a cover band inspired by the group The Jam. That band, initially called The Tories, went on to become The Shrinky Dinx, and eventually became Sugar Ray. Aside from drums- Stan also plays acoustic guitar, does background vocals, writes and produces. He has produced albums for several other artists- including Ashlee Simpson and The Dirty Heads. He wrote the chorus of Sugar Ray's "Fly" which includes a lyric about his mother's death. With the band, Stan has appeared in the films Scooby-Doo and Father's Day. As well as the TV show Las Vegas.
 
 
  • RODNEY
 raised in Newport Beach, California. His mother's name is Gloria and he has an older brother named Alan. While attending Corona del Mar High School Rodney & friends formed a cover band inspired by the group The Jam. That band, initially called The Tories, went on to become The Shrinky Dinx, and eventually became Sugar Ray.

On New Years Eve 1998 Rodney proposed to girlfriend of 9 years- Gretchen Fyke. The couple married in Newport Beach, California on June 6, 1998. They have two children: Campbell Lee (born July 7, 2000) & Charlotte Anne (born December 11, 2002).
Campbell's middle name is an homage to action star Bruce Lee. Rodney's admiration for the actor, and the entire Kung Fu genre, can be seen in his role in the video for Sugar Ray's "When It's Over" where he attempts karate with Kareem Abdul-Jabbar. Rodney's bulldog Austin (1993-2006), made a cameo appearance in almost every Sugar Ray video and can be seen in the inside sleeve of the 2001 Sugar Ray self-titled album.


  • MARK
Mark McGrath is engaged to aesthetician Carin Kingsland. They were engaged on New Year's Eve 2009 after 16 years of on-and-off dating. On April 29, 2010, the couple welcomed twins Lydon Edward and Hartley Grace.

McGrath began singing in 1992 with a band composed of his high school friends called The Shrinky Dinx (later changed to Sugar Ray). In 1994 the band signed with Atlantic Records. Their first success came in 1997 with the song "Fly".

McGrath contributed the track "Reaching Out" on Strait Up, a tribute album to late vocalist Lynn Strait, for whom he has a dedication tattoo to memorialize. He appeared in the video of "Angel's Son," another song written for the album (by Sevendust) and performed with the band during their appearance on The Tonight Show with Jay Leno. McGrath was a Champion of Rock & Roll Jeopardy! on VH1. In the Finals he won against Dave Mustaine of Megadeth and Gary Dell'Abate of The Howard Stern Show. McGrath hosted 'Don't Forget the Lyrics' in September 2010.



TO DOWNLOAD MP3

Jumat, 25 November 2011

Harga BB Per 13-NOV-2011

BlackBerry - Bold 9650

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 2100
Harga Baru:-
Harga Bekas: Rp.2,000,000,-


BlackBerry - Curve 9360 Apollo

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100

Harga Baru:Rp.3,600,000,-

Harga Bekas:-

BlackBerry - Curve 3G 9300

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100

Harga Baru:Rp.2,375,000,-

Harga Bekas:Rp.1,850,000,-

BlackBerry - Tour 9630


Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 2100
Harga Baru:-
Harga Bekas:Rp.1,400,000,-


BlackBerry - Storm 9500

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

 Jaringan 3G:HSDPA 2100

Harga Baru:-

Harga Bekas:Rp.1,250,000,- 

BlackBerry - Curve 8900

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Harga Baru:-

Harga Bekas:Rp.1,400,000,-

 

BlackBerry - Bold Touch 9930

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, CDMA 800 / 1900

Jaringan 3G:HSDPA 900 / 2100, CDMA2000 1xEV-DO

Harga Baru:Rp.4,825,000,-

Harga Bekas:-

BlackBerry - Torch 9810

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100

Harga Baru:Rp.5,400,000,-

Harga Bekas:-

BlackBerry - Bold 9000

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100
Harga Baru:-
Harga Bekas:Rp.1,400,000,-

BlackBerry - Javelin 8900

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Harga Baru:-

Harga Bekas:Rp.1,400,000,-

 

BlackBerry - Bold Touch 9900

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Jaringan 3G:Tri-Band HSDPA

Harga Baru:Rp.6,000,000,-

Harga Bekas:-

 

BlackBerry - Torch 9800

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100 /800
Harga Baru:Rp.4,700,000,-
Harga Bekas:Rp.3,500,000,-

 

BlackBerry - Pearl 3G 9105

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 850 / 1900 / 2100
Harga Baru:Rp.2,425,000,-
Harga Bekas:-

 

BlackBerry - Curve 8520

Jaringan 2G:GSM 850 / 900 / 1800 / 1900

Harga Baru:Rp.1,800,000,-
Harga Bekas:Rp.1,300,000,- 

BlackBerry - Torch 9850

Jaringan 2G:CDMA 800 / 1900, GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G:HSDPA 2100
Harga Baru: Rp.5,100,000,-
Harga Bekas:-